my blogger
Senin, 14 Maret 2016
persahabatan
persahabatan yang kita tau adalah dimana suka duka bersama, saling jujur , saling terbuka dan saling percaya , semua sudah kita lalui selama beberapa tahun namun seperti nya belum ada yang nama nya kepercayaan diantara kita. apa arti persahabatan namun tak ada yang nama nya kepercayaan dan saling terbuka dan semua itu hanya sebuah kata belaka . persahabatan menurut ku kita harus saling menghargai dan saling mengerti , mulai sekarang kalian yang sering meremehkan kemampuan teman dan sahabat kalian mulai lah berubah . mungkin kalian ada yang bertanya memang ada orang yang seperti itu terhadap sahabat nya sendiri , ya memang itu kenyataan nya dan jawaban nya ada banyak diluar sana . jangan pernah merasa iri kepada orang lain apa lagi itu teman dekat dan sahabat, buat mencari teman itu gampang tapi untuk mencari sahabat itu susah tidak seperti kita membalikkan telapak tangan , jaga persahabatan kalian dan sahabat kalian jangan pernah ada rasa iri , diantara persahabatan kalian. good luck buat persahabatan kalian semoga bermanfaat .
Selasa, 08 Maret 2016
hari perempuan internasional
hari perempuan internasional , tepat nya hari ini tanggal 8 maret 2016. perjuangan panjang untuk sampai pada hari ini. apalagi pada masa penjajahan banyak sekali hak- hak yang tidak bisa di dapat kan pada masa sekarang namun semua itu berubah semenjak seorang wanita dari kalangan bangsawan jawa berfikir inovatif untuk kehidupan kaum wanita yang lebih baik untuk mendapatkan hak-hak yang pantas di dapat kan kaum wanita. wanita inovatif itu adalah ibu raden adjeng katini .beliau lah yang memperjuang kan hak kaum perempuan pada masa penjajahan belanda ,ibu kartini telah membangkit kan derajat kaum perempuan di negri kita sekarang sudah banyak kaum wanita yang membuktikan kalau tidak hanya kaum lelaki yang bisa akan tetapi perempuan pun dapat melakukan nya .
untuk melakukan sesuatu yang hebat menurut orang lain adalah gila , namun dari kegilaan ter sebut kita dapat menjadi inovasi. contoh nya seperti almarhumah ibu een sukaesih , wanita yang berjuang dalam bidang pendidikan , dengan suka rela tampa mengharap kan imbalan ia mengajari anak-anak sekolah walaupun dalam kondisi nya yang lumpuh dan hanya bisa berbaring di ranjang akan tetapi alm.ibu een sukaesih tetap mengajari mereka dengan sabar . tidak hanya ibu een sukaesih pada masa kini yang telah berjasa untuk negri ini tapi masih banyak lagi wanita - wanita inovatif lain nya.
dalam dunia ini jangan berpaku pada satu hal ambil lah jalan yang inovatif walaupun itu gila namun bisa bermanfaat bagi orang yang membutuh kan
Minggu, 14 Februari 2016
tari lenggang cisadane
Pergeseran budaya yang diakibatkan oleh gaya hidup modern, menyebabkan bangsa kita mulai banyak meninggalkan budaya-budaya tradisional. Budaya yang notabene adalah salah satu kekayaan negeri ini yang mestinya kita lestarikan bersama. Penyebabnya adalah, budaya sering kali diangkap kuno dan kolot oleh remaja masa kini. Itulah mengapa dibutuhkan kesadaran dari diri kita maupun pemerintah untuk tetap menjaga dan melestarikan warisan leluhur tersebut.
Di Negara kita Indonesia, dalam sebuah daerah seringkali dihuni bukan hanya penduduk asli daerah tersebut. Hampir di setiap daerah bisa kita temui berbagai perbedaan suku bangsa, bahasa, serta budaya yang kemudian berubah menjadi sebuah masyarakat baru yang unik dan menyatu. Percampuran berbagai suku bangsa inilah yang seringkali melahirkan sebuah kebudayaan atau kesenian baru yang mewakili keragaman budaya yang telah ada sebelumnya
sejarah tari lenggang cisadane
Tari Lenggang Cisadane sendiri merupakan
perpaduan unsur budaya yang ada di Kota Tangerang seperti budaya Sunda,
Jawa, Betawi, Cina, Arab dan budaya lainnya.
Tak heran jika tarian ini gerakannya
menyerupai tari jali-jali dan jaipong. Selain itu alat musik pengiring
tarian ini ada berbagai jenis, seperti satu set gamelan salendro,
gambang kromong, dan satu set marawis, lengkap dengan lagu-lagu
marawisnya. Selain itu disisipkannya nama sungai Cisadane di tarian
tersebut, karena memang sungai ini sudah menjadi ikon Kota Tangerang dan
kini sudah mulai sering di pentaskan di acara-acara penting
Pemerintahan.
Tari Lenggang Cisadane ini merupakan
proses pembentukan harmonisasi musik, tata busana dan gerak yang
dipadukan menjadi suatu tarian yang indah dan mencirikan budaya Kota
Tangerang. Tarian ini dibawakan 13 orang yang mencirikan jumlah
kecamatan di Kota Tangerang. Seniman dan budayawan Kota Tangerang ini
menghasilkan sebuah seni tradisional khas Kota Tangerang dengan
memadukan unsur musik, kostum dan tarian.
Memang tarian ini dapat dikatakan
terbilang baru, pasalnya baru pada 2011 yang lalu diciptakan dan juga
diresmikan oleh Dinas Pemuda Olahraga, Budaya, dan Pariwisata
(Disporabudpar) Kota Tangerang sebagai tari tradisional kota industri
ini. Dapat dikatakan tarian ini kaya akan unsur budayanya. Tarian yang
juga dibuat untuk menyambut tamu dari luar kota ini juga memiliki unsur
keceriaan yang ditampilkan serta kesopanan dalam menyambut tamu.
Dalam pementasannya tarian ini diiringi dengan musik yang juga merupakan gabungan dari berbagai jenis alat musik yang banyak berkembang di masyarakat daerah Tangerang.
Jadi, tidak hanya gerakannya saja yang mengadopsi budaya tradisional yang telah terlebih dahulu ada, musik-musik yang mengiringi tarian ini pun diambil dari kekayaan budaya setempat seperti Gambang Kromong, Gamelan, Slendro serta Marawis.
Kesan ceria serta sopan yang terpancar dari gerakan tari Lenggang Cisadane menyebabkan tarian ini menjadi salah satu pilihan yang digunakan oleh pemerintah kota setempat untuk menghibur tamu daerah yang berkunjung. Hal ini dimaksudkan untuk menunjukkan karakter budaya serta karakter bangsa Indonesia itu sendiri yang cinta akan kedamaian, menjunjung tinggi sopan santun serta ramah dengan sesama.
Hal yang paling penting setelah terciptanya tarian Lenggang Cisadane ini adalah, bagaimana agar tarian ini dilestarikan dan bisa dikenal oleh masyarakat setempat maupun masyarakat Indonesia khususnya para remaja. Selain itu, merupakan sebuah kewajiban bagi dinas kebudayaan setempat untuk terus ikut serta dalam pelestarian tarian khas daerah itu sendri agar tidak musnah termakan modernisasi.
Langganan:
Komentar (Atom)



