Minggu, 14 Februari 2016

tari lenggang cisadane


 

Pergeseran budaya yang diakibatkan oleh gaya hidup modern,  menyebabkan bangsa kita mulai banyak meninggalkan budaya-budaya tradisional. Budaya yang notabene adalah salah satu  kekayaan negeri ini yang mestinya kita lestarikan bersama. Penyebabnya adalah,  budaya sering kali diangkap kuno dan kolot oleh remaja masa kini. Itulah  mengapa dibutuhkan kesadaran dari diri kita maupun pemerintah untuk tetap menjaga dan melestarikan warisan leluhur tersebut.
Di Negara kita Indonesia, dalam sebuah daerah seringkali dihuni bukan hanya penduduk asli daerah tersebut. Hampir di setiap daerah bisa kita temui berbagai perbedaan suku bangsa, bahasa, serta budaya yang kemudian berubah menjadi sebuah masyarakat baru yang unik dan menyatu. Percampuran berbagai suku bangsa inilah yang seringkali melahirkan sebuah kebudayaan atau kesenian baru yang mewakili keragaman budaya yang telah ada sebelumnya

sejarah tari lenggang cisadane
Tari Lenggang Cisadane sendiri merupakan perpaduan unsur budaya yang ada di Kota Tangerang seperti budaya Sunda, Jawa, Betawi, Cina, Arab dan budaya lainnya.
Tak heran jika tarian ini gerakannya menyerupai tari jali-jali dan jaipong. Selain itu alat musik pengiring tarian ini ada berbagai jenis, seperti satu set gamelan salendro, gambang kromong, dan satu set marawis, lengkap dengan lagu-lagu marawisnya. Selain itu disisipkannya nama sungai Cisadane di tarian tersebut, karena memang sungai ini sudah menjadi ikon Kota Tangerang dan kini sudah mulai sering di pentaskan di acara-acara penting Pemerintahan.
Tari Lenggang Cisadane ini merupakan proses pembentukan harmonisasi musik, tata busana dan gerak yang dipadukan menjadi suatu tarian yang indah dan mencirikan budaya Kota Tangerang. Tarian ini dibawakan 13 orang yang mencirikan jumlah kecamatan di Kota Tangerang. Seniman dan budayawan Kota Tangerang ini menghasilkan sebuah seni tradisional khas Kota Tangerang dengan memadukan unsur musik, kostum dan tarian.
Memang tarian ini dapat dikatakan terbilang baru, pasalnya baru pada 2011 yang lalu diciptakan dan juga diresmikan oleh Dinas Pemuda Olahraga, Budaya, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tangerang sebagai tari tradisional kota industri ini. Dapat dikatakan tarian ini kaya akan unsur budayanya. Tarian yang juga dibuat untuk menyambut tamu dari luar kota ini juga memiliki unsur keceriaan yang ditampilkan serta kesopanan dalam menyambut tamu.


Musik Tari Lenggang Cisadane
Dalam pementasannya tarian ini diiringi dengan musik yang juga merupakan gabungan dari berbagai jenis alat musik yang banyak berkembang di masyarakat daerah Tangerang.
Jadi, tidak hanya gerakannya saja yang mengadopsi budaya tradisional yang telah terlebih dahulu ada, musik-musik yang mengiringi tarian ini pun diambil dari kekayaan budaya setempat seperti Gambang Kromong, Gamelan, Slendro serta Marawis.
Kesan ceria serta sopan yang terpancar dari gerakan tari Lenggang Cisadane menyebabkan tarian ini menjadi salah satu pilihan yang digunakan oleh pemerintah kota setempat untuk menghibur tamu daerah yang berkunjung. Hal ini dimaksudkan untuk menunjukkan karakter budaya serta karakter bangsa Indonesia itu sendiri yang cinta akan kedamaian, menjunjung tinggi sopan santun serta ramah dengan sesama.
Hal yang paling penting setelah terciptanya tarian Lenggang Cisadane ini adalah, bagaimana agar tarian ini dilestarikan dan bisa dikenal oleh masyarakat setempat maupun masyarakat Indonesia khususnya para remaja. Selain itu,  merupakan sebuah kewajiban bagi dinas kebudayaan setempat untuk terus ikut serta dalam pelestarian tarian khas daerah itu sendri agar tidak musnah termakan modernisasi.

13 komentar:

  1. wahhh tari lenggang cisadane ya, indah jadi lebih tau nih tentang tari lenggang cisadane yang tadinya enggak tau... sangat membantu dan memberikan informasi tentunya

    BalasHapus
  2. makasih referensi tentang tari lenggangnya ;) kalo bisa sekalian tutorial lenggangnya ya ;)

    BalasHapus
  3. bedanya lenggang cisadane sama lenggang nyai apa sih?

    BalasHapus
  4. keren ceritanya membahas tentang kebudayaan indonesia::))))))))))))

    BalasHapus
  5. hihiy lenggang cisadane, kalinya deket rumah gua tuh hahahah

    BalasHapus